Setelah kejadian itu semua ane dibawa ke seorang kiyai yang berada di pagentongan, Bogor dan atas saran kiyai tersebut ane harus diganti nama menjadi DAUD ZAINAL ARIF dan ane harus dimasukkan ke penjara suci yaitu Pesantren.
Maka ketika itu usia ane 9 tahun dengan selamatan bubur merah dan bubur putih ane berganti nama menjadi Tb. Daud Zainal Arif alhamdulillah setelah penggantian nama tersebut seolah-olah belum pernah terjadi lagi kecelakaan yang menimpa ane, dan ane pun di [esantrenkan di daerah ciamis, Bayasari PONPES MIFTAHUL HUDA 2 dipimpin seorang kiyai besar.
1 tahun ane betah disana, dan dengan cerita yang sangat berragam, sahabatku disana adalah putra pak kiyai yaitu agus dan seorang sahabat lainnya yaitu agus sumatera dan Ali Panjalu. Selama setahun disana sering kali ane ga betah dan pernah satu kali mencoba untuk kabur dari pesantren bersama Arif Rahman Hakim dan akhirnya bukannya bisa pulang tetapi malah dita'zir dengan menggunduli kepala ga beraturan, sebelah kiri botak sebelah kanan ga... kayaknya kalo di foto lucu kali ya....hehehehehehe...
ane sering pergi ke gunung untuk mencari mata air, sering main bersama shabat2ku guru ane yang ku ingat adalh mang doedoe dan bu oom juga mang dayat. moga mereka diberi keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
Karena ketidak betahan ane akhirnya ane dipulangkan ke rumah dan ane tinggal bersama orangtua ane lagi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar